Jet angin & Jet bensin motor

Dalam keadaan mesin hidup, tapi kendaraan tidak bergerak alias diam di tempat, mesin dinyatakan dalam status stasioner atau idle alias tanpa beban. Dalam keadaan ini, AFR ideal adalah 14,7 : 1. Bahan bakar mengalir dalam karburator ke mesin hanya melalui penyembur diam atau jet idel (idle jet) yang disebut juga sebagai penyembur penuntun atau jet pilot (pilot jet, PJ). Pelat katup cekik atau klep trotel (throttle valve plate) tertutup penuh atau hanya terbuka sedikit. Udara mengalir masuk ke karburator hanya melalui celah potong-buang pelat klep trotel (throttle valve plate cut-away). Baca lebih lanjut

Bikin Kenceng MX-mu

Setting MX mu Jadi Garang!!

  • Kalau untuk mengoptimalkan performa MX (sampe batas max standarnya) bisa dilakukan dengan meng-upgrade pengapian (CDI, koil, busi), menambah main jet/pilot jet di karburator atau upgrade kampas/per kopling. Performa MX bakal jadi maximal, lebih efisien dan bertenaga dari standar pabrik. Tapi itu masih di dalam batas kemampuan mesin standarnya.
  • Sedang untuk menambah performa, tidak ada jalan lain, harus bermain-main di mesin dan system pembakaran. Yang paling ringan mungkin ganti karburator dengan yang venturinya lebih besar, meng-upgrade jeroan mesin (Piston, gearbox dll). Baca lebih lanjut

Mana yang Terhebat??

Siapa Teririt dan Tercepat di Antara Keempat Bebek Premium Ini?

Motor bebek masih menguasai pangsa pasar roda dua nasional dengan perolehan lebih dari 50 persen. Persaingan masih didominasi sesama Jepang, yakni antara Yamaha dan Honda, meski juga ada Suzuki dan Kawasaki, tetapi marketnya masih jauh. Masing-masing merek punya varian lebih dari satu.

Pengetesan dan pengujian komparasi dan efisiensi bahan bakar dari keempat bebek premium tersebut, yakni Yamaha New Jupiter Z, Honda Blade, Suzuki New Smash, dan Kawasaki Edge. Memang, kapasitas mesin keempat bebek ini tidak sama. Namun, perbedaannya tipis dan semuanya tidak lebih dari 115 cc.

Tes pun hanya menitikberatkan pada dua hal, konsumsi bahan bakar dan akselerasi. Untuk mendapatkan hasil terbaik, para testernya pun mempunyai karakter berbeda. Inilah hasilnya. Baca lebih lanjut

Tip Berkendara saat Hujan dan Banjir

Pada saat musim hujan tiba banyak hal-hal yang perlu kita perhatikan saat berkendara, Tips-tips berkendara saat hujan dan banjir.

Jangan lakukan pengereman mendadak agar mobil tidak slip dan tergelincir. Pada musim penghujan seperti saat ini, banyak wilayah dikota Jakarta yang mengalami banjir lokal atau paling tidak banyak genangan air di jalan-jalan. Hal ini bisa terjadi karena hujan yang memang turun deras dan lama, atau bisa juga karena sistem peresapan air dan drainase kota yang kurang baik. Repotnya, jika mau tak mau setiap hari kita harus melewati salah satu jalan yang terkena banjir atau genangan air tersebut. Baik untuk bekerja atau beraktivitas lain yang tak bisa ditunda atau dibatalkan. Jadi tak ada pilihan selain harus melewati genangan air tersebut. Untuk itu tentu saja kita perlu sedikit tambahan persiapan berupa kiat-kiat untuk melewati dan mengatasi masalah saat kendaraan kita harus “menyebrang” diatas genangan air tersebut.
Jadi bagaimana caranya? Ikuti saja beberapa tips dibawah ini yang akan bisa banyak membantu.

Kenali kendaraan kita
Perlu diketahui jenis dan karakter tertentu yang terdapat pada mobil kita, seperti jenis kendaraan (sedan, pikup, atau jip), sehingga kita dapat memperhitungkan batas ketinggian maksimum air yang dapat membuat air masuk ke dalam kabin atau ke dalam ruang pembakaran mesin melalui saringan udara. Misalkan ketika mengendarai sedan yang dimodifikasi (ceper), maka kita harus sadar bahwa mobil tersebut memang terbatas sekali kemampuannya untuk melalui daerah banjir. Kalau cuma genangan air kurang lebih 25cm saja sih boleh aja. Bila ketinggiannya lebih dari itu, sebaiknya jangan dipaksakan alias balik arah saja.
Baca lebih lanjut